Home » PIO » Archive for the ‘Perilaku Organisasi’ Category

Sub Kategori dalam "PIO" :

Sort by:

Sejarah Perkembangan Ergonomi

Ergonomi dipopulerkan pertama kali pada tahun 1949 sebagai judul buku yang dikarang oleh Prof. Murrel. Sedangkan kata ergonomi itu sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu ergon (kerja) dan nomos (aturan/prinsip/kaidah). Istilah ergonomi digunakan secara luas di Eropa. Di Amerika Serikat dikenal istilah human factor atau human engineering. Kedua istilah tersebut (ergonomic dan human factor) hanya …

March 21, 2012 | Author: | Posted in Ergonomi, Manajemen SDM, Perilaku Organisasi, PIO, Psikologi Industri-Organisasi, Psikologi ManajemenTags: , , , , Comments Off

Definisi-definisi Ergonomika

Definisi ergonomi dapat dilakukan dengan cara menjabarkannya dalam fokus, tujuan dan pendekatan mengenai ergonomi (Mc Coinick 1993) dimana dalam penjelasannya disebutkan sebagai berikut: 1. Secara fokus Fokus utama ergonomi adalah mempertimbangkan manusia dalam perancangan benda kerja, prosedur kerja, dan lingkungan kerja. Fokus ergonomi adalah interaksi manusia dengan produk, peralatan, fasilitas, lingkungan dan prosedur dari pekerjaan …

March 21, 2012 | Author: | Posted in Ergonomi, Manajemen SDM, Perilaku Organisasi, PIO, Psikologi Industri-Organisasi, Psikologi Manajemen, Seleksi dan Penempatan KerjaTags: , , , , , , , , , , Comments Off

Pengertian Ergonomika, Tujuan Ergonomika, Sasaran Ergonomika

Istilah Ergonomi berasal dari bahasa Latin yaitu Ergos (kerja) dan Nomos (hukum alam) dan dapat didefenisikan sebagai studi tentang aspek-aspek manusia dalam lingkungan kerjanya yang ditinjau secara anatomi, fisiologi, psikologi, engineering, manajemen dan perancangan/desain. Ergonomi secara khusus mempelajari keterbatasan dan kemampuan manusia dalam berinteraksi dengan teknologi dan produk-produk buatannya. Ilmu ini berangkat dari kenyataan bahwa …

March 21, 2012 | Author: | Posted in Ergonomi, Perilaku Organisasi, PIO, Psikologi Industri-Organisasi, Psikologi Manajemen, Seleksi dan Penempatan KerjaTags: , , , , , , , , Comments Off

Teori Motivasi Abraham H. Maslow, Hirarki Kebutuhan Maslow

Penjelasan mengenai konsep motivasi manusia menurut Abraham Maslow mengacu pada lima kebutuhan pokok yang disusun secara hirarkis. Tata lima tingkatan motivasi secara secara hierarkis ini adalah sbb: • Kebutuhan yang bersifat fisiologis (lahiriyah). Manifestasi kebutuhan ini terlihat dalam tiga hal pokok, sandang, pangan dan papan. Bagi karyawan, kebutuhan akan gaji, uang lembur, perangsang, hadiah-hadiah dan …

March 19, 2012 | Author: | Posted in Aliran Psikologi, Andragogi, Basic Psikologi, Humanism, Manajemen SDM, Perilaku Organisasi, PIO, Psikologi Dewasa, Psikologi Industri-Organisasi, Psikologi Kepemimpinan, Psikologi Kepribadian, Psikologi Manajemen, Psikologi Pemasaran, Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Sosial, Psikologi Sosial, Psikologi Terapan, Psikologi UmumTags: , , , , , , , , , Comments Off

Teori-teori Motivasi dalam Psikologi

Berikut ini adalah beberapa teori motivasi yang sering dibahas dalam Psikologi : 1. Teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan) Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H.Maslow pada intinya berkisar pada pendapat bahwa manusia mempunyai lima tingkat atau hierarki kebutuhan, yaitu : Fisiologis Keamanan, keselamatan dan perlindungan Sosial, kasih sayang, rasa dimiliki Penghargaan, rasa hormat internal …

March 19, 2012 | Author: | Posted in Aliran Psikologi, Andragogi, Antropobiologi, Biopsycology, Existentialism, Humanism, Manajemen SDM, Neuropsychology, Perilaku Organisasi, PIO, Psikologi Belajar, Psikologi Dewasa, Psikologi Industri-Organisasi, Psikologi Kepribadian, Psikologi Komunikasi, Psikologi Konsumen, Psikologi Lintas Budaya, Psikologi Manajemen, Psikologi Olahraga, Psikologi Pemasaran, Psikologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Sosial, Psikologi Sosial, Psikologi Terapan, Psikologi UmumTags: , , , , , , , , 1 Comment »